This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 16 Juni 2011

Seputar AFF Yang Tidak Semua Orang Tau

1. Safee orang Aceh ?

Banyak ulah aneh di dunia maya selama Piala AFF. Salah satunya ini: desas-desus bahwa striker Malaysia bernama Safee (dibaca “Sapi” dalam logat Sunda) sebenarnya adalah orang Aceh yang keluarganya dibantai tentara Indonesia. Kemudian lari ke malaysia, trus jadi pemain bola disana. Ampuuun!! Plis deh. Hoax ini terlalu 4L4Y.

2. Air mineral saingan sama tiket masuk
 
Bukan cuma tiket masuk yang harganya melambung. Air mineral yang dijajakan dalam stadion lebih dahsyat dong! Lima menit sebelum pertandingan lawan filipina saya beli aqua botol kecil Rp 2.500. Selesai babak pertama, seorang penonton di depan saya memanggil tukang aqua yang sama. “Berapa sebotol bang?”. “Lima rebu”, jawab si abang dengan santainya. Bused! harga aqua bisa naek 2 kali lipet dalam 1 x 45 menit. Udah bisa ditebak, di babak final ternyata harganya naek lagi jadi 10 ribu. Ohmaigat…mungkin kalo tukang ketoprak bisa masuk stadion harganya 50 ribu sepiring kali ya?

3. Jakmania, Aremania, atau..Indonesiamania?
 
Banyak pendukung fanatik klub Liga Indonesia bertebaran selama Piala AFF. Mereka tetap memakai atribut klubnya saat Indonesia bertanding. Mayoritas Jakmania dan Aremania. Mungkin mereka lupa saat itu yang bertanding adalah Indonesia, bukan Persija atau Arema *jangan-jangan tiket yg mereka bawa Persija lawan Arema. Hehehe…tapi untungnya mereka gak lupa nyanyi Indonesia Raya kok.

4. Malaysia = Maling
 
Final AFF antara Indonesia-Malaysia adalah partai yang lebih panas dari kompor gas. Saat pemain & official malaysia mulai masuk lapangan, tiba-tiba terdengar teriakan maling. Awalnya saya kira ada maling beneran (tapi ngapain maling ayam masuk stadion? lebay banget). Orang-orang yang teriak kok sambil ngacungin jari tengah ke arah lapangan. Ooooo…ternyata teriakan maling itu untuk malaysia toh! (bukan untuk Nurdin Halid juga). Jadilah sepanjang pertandingan teriakan maling berkumandang di stadion GBK. Begitulah nasib bangsa yang suka mengklaim milik orang lain, diteriakin maling deh. Jangan ditiru ya, upin-ipin..

5. Tiba-tiba rusuh, tiba-tiba hening
 
Partai final ditonton 95 ribu orang, jadi kebayang dong lebih heboh dari kampanye golkar. Tibalah saatnya menyanyikan lagu kebangsaan Malaysia. 

Jreng..jreng..jreng..belom juga seperempat nada, tiba-tiba suporter merah putih langsung teriak yel-yel “In-do-ne-sia! In-do-ne-sia!”. 

Gak lupa ada juga yang teriak “Maliiing! Maling!”. 

Jadilah itu pemutaran lagu kebangsaan paling tidak khidmat sepanjang sejarah Malaysia. Begitu selesai lagu malaysia, sang MC mengumumkan tiba saatnya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia. 

Dan…stadion yang tadinya riuh rendah tiba-tiba hening. Tanpa komando! Sulit saya ungkapkan dengan kata-kata tapi…hal itu sungguh..unik bin ajaib. Begitu lagu Indonesia Raya berkumandang, 95 ribu org menyanyikannya dengan khidmat. Dada bergetar. Haru,..bangga…jadi satu. Udah ah, kalo diterusin bisa nangis.




Sumber: 
Kompasiana

Cesc Fabregas ternyata Sekuat Bambang "macan" Pamungkas

Ada-ada saja yang dilakukan Cesc Fabregas dalam akun Twitter pribadinya. Setelah sebelumnya sempat mendukung tim Garuda Merah Putih di Piala AFF Suzuki 2010 lalu, kini ia mulai menyapa penggemarnya di Tanah Air ini dengan kalimat Bahasa Indonesia.


Hanya beberapa jam menjelang perayaan tahun baru 2011 di Indonesia, ia menuliskan sebuah kalimat yang sempat menjadi salah satu slogan biskuit di negeri ini, meski ia mengakui butuh waktu untuk mempelajarinya.


Fabregas menuliskan dalam akun Twitter resminya, @cesc4official, "'semua bisa jadi macan' it took me 10 minuts to learn that! hehehe."


Seperti kita ketahui bersama, kalimat tersebut adalah slogan dari salah satu biskuit yang sempat menggunakan Bambang Pamungkas sebagai bintang iklannya untuk menjaring pesepakbola junior terbaik di negeri ini di 2009 lalu itu.
Lantas hubungannya dengan sepak bola kita? Sayang sekali tidak ada sodara-sodara..Hha
Baru diketahui belakangan, bahwa Cesc Fabregas ini juga ternyata telah didaulat menjadi model dan tampil bersama Bepe  untuk produk Biskuit pada iklan tersebut.


Sumber : http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=58603

Misteri Angka 26 dan Kekalahan Timnas dari Malaysia.

Angka 26 sepertinya begitu menakutkan bagi bangsa Indonesia ini. Beberapa kejadian besar, utamanya yang berkaitan dengan bencana alam, kebanyakan terjadi tepat pada tanggal 26. Angka ini seakan menjadi angka apes bagi Indonesia. Salah satunya adalah pertandingan leg pertama final Piala AFF lawan Malaysia. Padahal, pada laga sebelumnya Indonesia tak pernah terkalahkan di ajang Piala AFF 2010 ini. Namun, mengapa pada tanggal 26 ini, Indonesia dibantai tanpa balas oleh Malaysia? Padahal, ketika pertemuan pertama mereka di Jakarta, kalah dengan skor telak 5-1. Ada apa dengan angka 26 bagi Indonesia?

Indonesia tumbang untuk pertama kalinya di ajang Piala AFF. Adalah Timnas Malaysia yang menumbangkan Sang Garuda malam ini di stadion nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Tahukah anda, dibalik kekalahan itu terdapat fakta menarik. Banyak pihak menilai kekalahan Indonesia tak lepas karena bertanding pada Minggu (26/12/2010).

Entah ini hanya fiksi atau omong kosong belaka. Atau dapat pula dikatakan hal ini adalah fakta. Enam tahun silam, di tanggal dan bulan yang sama, yakni 26 Desember, Indonesia berduka. Provinsi Aceh dan sebagian daerah di Sumatra Utara dilanda bencana hebat, yakni Tsunami.

Ratusan ribu nyawa melayang akibat musibah ini. Tak terhitung berapa liter air mata yang mengalir sedih melihat Aceh porak-poranda gara-gara Tsunami. Selain Tsunami, fakta lain tentang angka 26 terjadi tahun 2006 silam. Tepatnya tanggal 26 Mei. Ya saat itu terjadi gempa yang menimpa Jogjakarta dan sekitarnya.

Bahkan, di tahun 2010 saja, ada tiga bencana yang berhubungan dengan angka 26. Pertama adalah gempa di Tasikmalaya 26 Juni lalu. Dan diteruskan dengan bencana kembar, tsunami di Mentawai serta meletusnya Gunung Merapi, 26 Oktober lalu. Dan kemenangan Malaysia atas Indonesia 3-0, juga terjadi di tanggal 26 Desember menjadi pamungkasnya.

Sebenarnya apa rahasia dibalik angka 26? Kalau dilihat sekilas, tentu angka ini biasa saja. Tapi banyak yang menganggap angka 26 adalah angka sial, bahkan dobel sial. Mengapa? Sebab 26 adalah hasil penjumlahan angka 13. Sebuah angka yang dinilai sebagai angka sial. Atau kalau Orang Jawa bilang, angka balak. Benarkah?

Kata Orang Singapura Tentang Indonesia


Suatu pagi di Bandar Lampung, ada orang Indonesia yang menjemput seseorang di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak. Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya melayu, english, (atau singlish) beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis, spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..‘Your country is so rich!’ Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu.. 



‘Indonesia doesn’t need the world, but the world needs Indonesia’


‘Everything can be found here in Indonesia, u don’t need the world’


‘Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia !’ 


‘Singapore is nothing, we cant be rich without Indonesia . 500.000 orang Indonesia berlibur ke Singapura setiap bulan. Bisa terbayang uang yang masuk ke kami, apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun orang2 indonesia, ga peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang Indonesia semua yang berobat.’


‘Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, benar2 panik. sangat terasa, we are nothing.’ 


‘Kalian ga tau kan klo Agustus kemarin dunia krisis beras. Termasuk di Singapura dan Malaysia, kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras’


‘Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari malaysia. Saya pernah ke Kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China. Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya sendiri’


‘Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia?! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. Harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah dari petani2 kita sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu kalian impor klo bisa produksi sendiri.’ 


‘Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia will rules the world..’ 




So, let’s we love our products.

6 Fakta Tentang Malaysia Yang Tidak Diketahui Rakyat Dunia

1. Pengakuan secara jujur dari Datuk Anwar Ibrahim pada NewYork Times.Bahwa sebagian besar pemimpin Malaysia terlalu pongah dan sombong meskipun sebenarnya Malaysia adalah negara lemah dan korup sehingga tidak bisa menghargai negara-negara tetangganya.(Di Indonesia ada KPK)


 2. Terbatasnya akses informasi dari media informasi (surat kabar, televisi dan lain-lain) bagi rakyat Malaysia sehingga hanya sedikit saja informasi mengenai negara-negara tetangga yang dipunyai. Hal ini menyebabkan hidup rakyat Malaysia seperti katak dalam tempurung. Akibatnya, mereka merasa pintar padahal sesunggunya hidup dalam kemalasan dan kebodohan yang teramat sangat. Nilai-nilai demokrasi yang dicapai oleh negara tetangganya tidak banyak diketahui oleh rakyat Malaysia. Hal ini memang disengaja oleh pemerintah mereka agar rakyat tetap bodoh sehingga tidak membahayakan kekuasaan mereka.(Malaysia negara demokrasi...???

3. Menurut analisis Robert C. Lie (Times magazine, June 2007), fenomena yang berlaku di Malaysia ini dalamistilah psikologi merupakan mekanisme pertahanan diri. Intinya, adanya kelemahan, kebodohan, serta kegagalan bangsa Malaysia mengaktualisasikan diri sebagai suatu bangsa yang bisa dihormati oleh bangsa lainnya menyebabkan mereka berusaha sekuat tenaga membalik penilaian tersebut dengan memberikan stigma yang lebih jelek terhadap negara tetangganya.

4. Analisis dari Dinas Rahasia Russia (2006) terhadap fenomena teroris Dr. Azahari dan Nurdin Moh. Top,menyatakan bahwa kedua orang tersebut adalah merupakan kaki tangan / agen rahasia Malaysia bekerjasama dengan CIA disusupkan ke Indonesia untuk mencegah fenomena kebangkitan Islam moderat di Indonesia. Seperti Analisis dari CIA, keberhasilan proses demokratisasi di Indonesia yang diikuti dengan kebangkitan Islam di Indonesia akan menjadikan Indonesia sebagai Negara besar dan maju di regional Asia Pasifik. Kondisi ini jelas tidak menguntungkan bagi Malaysia yang berupaya menjadi pemimpin di wilayah ini namun tidak memiliki kemampuan sama sekali. Kepentingan USA terhadap wilayah ini juga akan terganggu bila Indonesia berhasil muncul menjadi Negara besar dan maju di kawasan ini.

5. Dalam era globalisasi dewasa ini, peperangan bukan lagi menjadi suatu kunci bagi memenangi suatu persaingan. Justru saat ini yang dibutuhkan adalah soft power. Keunggulan budaya salah satunya. Dalam banyak hal ini jelas sekali keunggulan budaya Indonesia atas Malaysia. Lagu-lagu Indonesia banyak membanjiri Malaysia, bahkan menjadi top chart di negara mereka. Belum lagi hasil-hasil budaya lainnya seperti film, kerajinan, pencak silat, kebudayaan tradisional, dan lain-lain. Arsitektur misalnya, sudah menjadi pengetahuan umum bila menara kembar Petronas mencontek dari desain Candi Prambanan di Indonesia. Fenomena ini diakui oleh budayawan serta banyak artis Malaysia, salah satunya adalah Amy yang begitu gundah atas membanjirnya produk budaya dari Indonesia ke Malaysia

6. Tidak ada satupun kurikulum mancanegara yang memasukkan mata pelajaran bahasa Malaysia kedalam kuliahnya, satu-satunya turunan dari bahasa melayu yang dijadikan kurikulum pendidikan bahasa asing adalah bahasa Indonesia.(University di Australia, Belanda, Rusia, China, Jepang, Eropa, USA). Hal ini disebabkan karena bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang berpotensi semakin besar pemakaiannya di dunia (UNESCO).


 
Sumber : 
http://mfachri.wordpress.com/2010/12/28/6-fakta-malaysia-yang-tidak-diketahui-oleh-rakyatnya/


Cek TKPnya : 
http://menujuhijau.blogspot.com

The Chronicles of Narnia#1 : The Magician's Nephew

Ringkasan Cerita




Cerita ini dimulai di London sekitar tahun 1885, ketika dua anak, Digory Kirke dan Polly Plummer bertemu. Pada suatu hari, ketika sedang menjelajahi loteng rumah, mereka tanpa sengaja masuk ke ruangan yang salah dan mengejutkan paman Digory, Andrew Ketterley. Paman Andrew, seorang penyihir amatiran, menipu Polly untuk menyentuh sebuah cincin ajaib yang berwarna kuning. Hasilnya adalah Polly tiba-tiba lenyap. Lalu paman Andrew memaksa Digory untuk menjemput Polly dengan memakai cincin lain, dengan janji bahwa Digory bisa membawa kembali Polly dengan menggunakan cincin ajaib berwarna hijau. Cincin-cincin tersebut memindahkan Polly dan Digory ke sebuah hutan dengan banyak mata air. Di hutan tersebut, Hutan antara Dunia-dunia, mereka menemukan bahwa ketika cincin yang tepat dipakai, dengan melompat ke dalam mata air yang berbeda, mereka bisa masuk ke dunia yang lain. Digory meyakinkan Polly untuk ikut dan menjelajahi beberapa mata air bersamanya.
Setelah menandai mata air yang akan mengembalikan mereka ke bumi, anak-anak melompat ke dalam mata air yang lain. Mereka sampai sampai di sebuah istana yang sudah hancur di ibukota kuno dari dunia tersebut, dunia Charn. Mereka menemukan sebuah aula besar yang penuh berisi patung-patung lilin dari semua bekas pemimpin-pemimpin Charn dari yang pertama kali memimpin. Wajah-wajah yang pertama adalah wajah-wajah yang baik, bahagia dan kuat. Namun wajah-wajah yang kemudian adalah wajah-wajah yang sombong dan jahat. Mereka menemukan juga beberapa tempat kosong yang menandakan Charn berakhir sebelum waktunya. Mereka juga menemukan sebuah bel, dan juga pengumuman yang menantang untuk membunyikan bel tersebut dan juga peringatan untuk tidak membunyikannya. Digory jatuh ke dalam tantangan tersebut dan membunyikannya, meskipun ditentang oleh Polly. Bel itu membangunkan patung lilin yang terakhir, yaitu Ratu Jadis yang sangat jahat. Sang ratu menceritakan bagaimana ia dan saudara perempuannya terlihat perang saudara. Perang tersebut merupakan perang terakhir yang sekalihgus menghancurkan dunia tersebut. Untuk memenangkan perang tersebut, Jadis menggunakan rahasia "Kata Kemalangan". Kutukan ini membuat semua kehidupan di Charn musnah kecuali hidup Jadis. Ratu Jadis sendiri akan duduk seperti patung di aula besar sampai seseorang datang untuk membunyikan bel. Anak-anak tersebut ketika mengetahui kejahatan ratu Jadis, mencoba untuk lari kembali ke Hutan antara dunia-dunia. Namun, Jadis bisa kembali bersama mereka dengan menarik rambut Polly ke hutan tersebut lalu ke London. Digory dan Polly berusaha untuk memindahkan Jadis ke dunia lain dan akhirnya berhasil melakukannya, meskipun dengan tanpa sengaja membawa serta paman Andrew, seorang kusir kereta bernama Frank dan kudanya yang bernama Strawberry.
Digory membawa seluruh rombongan tersebut ke mata air yang terdekat, karena mengira mata air tersebut akan membawa mereka ke Charn. Namun pada kenyataannya, mereka masuk ke sebuat dunia yang gelap dan kosong. Jadis mengenali bahwa dunia itu adalah dunia yang belum diciptakan. Namun, tidak lama kemudian, mereka mendengar nyanyian yang kelihatannya membuat bintang menjadi bersinar dan matahari menjadi terbit. Para pengunjung sekarang bisa melihat bahwa yang bernyanyi adalah seekor singa yang agung, Aslan. Mereka melihat Aslan memberikan kehidupan ke dunia tersebut dengan menciptakan tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewan. Aslan menciptakan semuanya dari tidak ada menjadi ada. Namun, Jadis yang takut melihat Aslan menyerang Aslan dengan tiang besi lampu yang dibawanya dari London. Kejadian tersebut sama sekali tidak mengganggu Aslan dan Jadispun melarikan diri. Tiang lampu yang terjatuh di tanah Narnia yang muda, tumbuh menjadi sebuah tiang lampu yang menyala. Aslan lalu memilih beberapa hewan dan membuat mereka menjadi binatang yang pintar dan bisa berbicara, dan memberikan mereka kekuasaan atas binatang-binatang yang lain.
Aslan lalu mengirim Digory ke sebuah perjalanan untuk mengambil sebuah apel untuk melindungi Narnia dan untuk menebus kesalahannya yang telah membawa penyihir jahat Jadis ke dunia baru Narnia. Polly, Digory dan Strawberry (yang sudah diubah Aslan menjadi seekor kuda bersayap dan dinamai Fledge) terbang ke pegunungan yang sangat jauh untuk mengambil apel tersebut dari sebuah taman yang berpagar. Ketika Digory mengambil apel tersebut dan bersiap-siap untuk pergi, ia melihat Jadis yang sudah berada di taman itu sebelum mereka. Ia mencobai Digory untuk memakan apel tersebut dan menjadi selamanya muda, dan juga dengan diam-diam mengambil satu buah untuk dibawa kembali ke London untuk menyembuhkan ibunya yang sakit keras. Jadis sendiri sudah memakan sebuah apel dan menjadi abadi. Meskipun tergoda untuk mencuri satu apel untuk menyelamatkan ibunya, Digory yakin ibunya sendiri tidak akan mengijinkan ia mencuri. Karena itu, ia memegang janjinya kepada Aslan dan kembali ke Narnia untuk menyerahkan apel tersebut.
Aslan lalu memberitahu Digory bahwa ia telah melakukan tugasnya dengan baik dan memerintahkannya untuk melempar apel tersebut ke tepi sungai. Aslan lalu menobatkan raja dan ratu Narnia yang pertama (Frank dan istrinya Helen yang dipindahkan secara ajaib dari bumi ke dunia Narnia). Sementara itu, sebuah pohon baru muncul dari tempat Digory melemparkan apel tersebut. Aslan menjelaskan bahwa pohon tersebut akan melindungi Narnia dari penyihir jahat Jadis, karena ia telah mencuri sebuah apel dari pohon yang asli dengan cara yang mementingkan diri sendiri dan hal tersebut membuatnya membenci wangi dari pohon baru tersebut. Aslan memberitahu Digory bahwa jika ia mencuri apel tersebut sesuai usulan Jadis, maka ibunya akan sembuh, namun akan datang hari dimana ibunya berharap ia lebih baik mati dalam penyakitnya. Digory lalu diberi sebuah apel dari pohon baru tersebut untuk diberikan kepada ibunya. Digory, Polly dan paman Andrew kemudian dikirim oleh Aslan ke Hutan antara Dunia-dunia, lalu kembali ke London. Digory memberikan apel tersebut kepada ibunya, dan ibunya menjadi sembuh. Digory lalu menguburkan bagian tengah apel tersebut di halaman belakang. Lalu ia juga menguburkan cincin-cincin ajaib sesuai dengan instruksi Aslan agar tidak disalahgunakan di masa depan.
Bagian tengah apel itu lalu tumbuh menjadi sebuah pohon, dimana bertahun-tahun kemudian pohon tersebut tumbang karena badai besar. Digory yang sekarang sudah menjadi profesor yang berumur tidak tega untuk menjadikan batang pohon tersebut menjadi kayu bakar. Ia lalu membuat sebuah lemari dari batang pohon itu, dimana lemari tersebut menjadi bagian dari cerita "Sang Singa, Sang Penyihir dan Lemari"



Sumber: 
http://id.wikipedia.org




The Chronicles of Narnia#2 : The Lion, The Witch and The Wardrobe

Ringkasan Cerita




Cerita ini dimulai pada tahun 1940 selama Perang Dunia II, ketika empat anak, Peter, Susan, Edmund dan Lucy Pevensie, yang dievakuasi dari London untuk melarikan diri dari Blitz. Mereka dikirim untuk tinggal dengan Profesor Digory Kirke, yang tinggal di sebuah rumah negara di pedesaan Inggris.
Sementara empat anak-anak menjelajahi rumah, Lucy melihat ke dalam lemari dan menemukan sebuah portal ke dunia misterius yang disebut Narnia, di mana ia bertemu dengan faun bernama Tumnus yang membawanya ke teh di rumahnya. Dia mengaku ia berencana untuk melaporkan dia ke Penyihir Putih tirani tetapi memiliki pemikiran yang lebih baik dari itu. Setelah kembali ke dunia kita, saudara Lucy tidak percaya cerita tentang Narnia. Kakaknya yang lebih tua tengik Edmund memasuki lemari pakaian dan memenuhi Penyihir Putih, yang bersahabat denganya dan menawarkannya permen Turkish Delight ajaib yang mempesona. Dia mendorong dia untuk membawa saudara-saudaranya kepadanya di Narnia, dengan janji bahwa ia akan berkuasa atas mereka.Edmund bertemu dengan Lucy di Narnia dan kembali ke Inggris dengan dia, tapi setelah kembali ke dunia kita ia menyangkal untuk Susan dan Peter bahwa ada sesuatu di balik lemari.
Akhirnya keempat anak-anak memasuki Narnia bersama-sama ketika bersembunyi dalam lemari pakaian. Mereka bertemu Pak dan Bu Berang-berang, yang mengajak mereka untuk makan malam. Berang-berang menceritakan suatu nubuatan bahwa kekuatan penyihir akan gagal ketika dua Anak-anak Adam dan dua Daughters Hawa mengisi empat takhta di Cair Paravel. Berang-berang menceritakan raja sejati Narnia - singa besar bernama Aslan - yang telah absen selama beberapa tahun tetapi sekarang "bergerak lagi".
Edmund menyelinap pergi mencari Penyihir Putih. Purinya diisi dengan patung-patung batu; musuhnya yang telah membatu. Berang-berang menyadari bahwa Edmund telah pergi dan meninggalkan rumah mereka, memimpin anak-anak untuk bergabung dengan Aslan.Ketika mereka melakukan perjalanan, mereka melihat bahwa salju mencair, menunjukkan bahwa mantra Penyihir Putih adalah melanggar. Sebuah kunjungan oleh Bapak Natal menegaskan hal ini. Anak-anak dan keluarga Berang-berang bertemu dengan Aslan dan pasukannya. Peter terlibat dalam pertempuran pertama, membunuh serigala yang mengancam Susan.
Para penyihir pendekatan untuk berbicara dengan Aslan, bersikeras bahwa menurut "sihir yang mendalam dari waktu Subuh" telah dia hak untuk mengeksekusi Edmund sebagai pengkhianat. Aslan berbicara dengan dia secara pribadi dan membujuk dia untuk meninggalkan gugatan pada kehidupan Edmund. Malam itu, Aslan diam-diam meninggalkan kamp, tetapi diikuti oleh Lucy dan Susan. Aslan telah menawar untuk menukar hidupnya sendiri untuk Edmund. Para penyihir ikatan Aslan ke Stone Table dan kemudian membunuh dia dengan pisau. Pagi Aslan berikut ini dikembalikan ke kehidupan, sebab tanpa sepengetahuan penyihir, "lebih ajaib dari sebelum waktu fajar" memungkinkan seseorang yang rela mati di tempat lain yang akan hidup kembali.
Aslan memungkinkan Lucy dan Susan naik di punggungnya saat ia melakukan perjalanan ke istana penyihir, di mana ia bernafas pada patung-patung dan mengembalikan mereka untuk hidup. Peter dan Edmund memimpin pasukan Narnia dalam pertempuran melawan pasukan Penyihir Putih, dan Aslan tiba dengan patung mantan sebagai bala bantuan. Narnia kekalahan tentara jahat, dan Aslan membunuh sang penyihir.
Anak-anak Pevensie diberi nama raja dan ratu Narnia. Pada berburu beberapa tahun kemudian, mereka menemukan kembali tiang lampu, berjalan melalui lemari pakaian, dan akhirnya segera kembali di rumah hanya saat setelah mereka masuk lemari.



Sumber: 
http://id.wikipedia.org


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites